You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kelurahan Gunakan 5 Liter Per Hari Untuk Operasional Getor
photo Suparni - Beritajakarta.id

Sampah di Pulau Panggang Diangkut

Belum beroperasinya kapal pengangkut sampah KM Laut Bersih selama hampir satu bulan, membuat sampah di bibir pantai Pulau Panggang, Kepulauan Seribu terbengkalai. Akibat kondisi itu, sampah di pulau tersebut akhirnya diangkut pihak kelurahan dengan gerobak motor.

Daripada menumpuk di pinggir pantai dan menunggu kapal yang belum jelas datangnya

"Daripada menumpuk di pinggir pantai dan menunggu kapal yang belum jelas datangnya, kita pindahkan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk dikubur maupun dibakar manual," kata Ardani, Lurah Pulau Panggang, Kamis (3/3).

Untuk mengangkut sampah dengan gerobak motor, Ardani mengaku harus mengeluarkan biaya bahan bakar kendaraan tersebut dari kantog pribadi setiap hari. Terutama ketika volume sampah di bibir pantai Pulau Panggang dalam kondisinya cukup banyak.

Lurah di Kepulauan Seribu Diminta Sigap Atasi Sampah

"Biaya operasional kebersihan dan bahan bakar kan masih di dinas. Jadi ya harus keluar biaya sendiri. Ini sudah satu bulan kapal samaph itu tidak jalan," katanya.

Ia berharap, kapal KM Laut Bersih dapat segera kembali beroperasi agar volume sampah di Pulau Panggang tidak sebanyak saat ini.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye14287 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3189 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye2062 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1784 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pembangunan SPBU di Tiga Pulau Ditarget Segera Terealisasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1011 personAnita Karyati